Begini Indikasi Seseorang Terkena Psikosomatik Perlu Diwaspadai

Di jaman yang serba modern dan cepat seperti sekarang ini, semua hal mengalami perubahan yang sangat signifikan, mulai dari gaya hidup hingga teknologi yang digunakan. Namun, ibarat pedang bermata dua. Semua hal memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.

Salah satu masalah yang sering dihadapi adalah munculnya berbagai penyakit, dari yang ringan hingga kategori berat.

Pernahkah Anda mendengar istilah Psikosomatik?

Apakah Anda tau itu gejala atau pertanda penyakit apa?

Psikosomatik adalah sebuah kondisi terganggunya kondisi psikis karena pengaruh pikiran kita sendiri. Bisa dibilang terganggunya kesehatan mental karena beban pikiran secara emosional ataupun secara psikologi yang dirasakan dan tidak mampu ditangani dengan tepat.

Bagaimana bisa? Tentu, bisa!

Umumnya, hal ini banyak terjadi untuk mereka yang masih produktif bekerja, untuk lansia, bahkan mereka yang sering terkena bully.

Peranan faktor mental seseorang sangat berpengaruh, apalagi bila emosi negatif seperti ketakutan, stres, depresi, cemas, dll terus berlangsung, bisa dipastikan masalah yang muncul juga akan semakin berat.

Bila Anda pernah mengalami gejala berikut ini atau bahkan sedang mengalaminya sebaiknya berhati-hati, itu pertanda Anda sedang kelelahan dan butuh istirahat agar bisa berpikir dengan rasional

– pegal-pegal disertai rasa nyeri di bagian tubuh

– merasa mual dan ingin muntah

– kepala sakit disertai nyeri bagian dada ataupun punggung

– adanya gatal pada kulit

– mengalami kesemutan dan mati rasa

– perut kembung

– terus-menerus bersendawa

Menurut Dokter spesialis di sebuah rumah sakit yang ada di daerah Jakarta Barat, gejala gangguan Psikosomatik bisa menyebabkan munculnya sakit:

– kepala

– jantung berdebar

– gigi

– keringat yang terus mengucur keluar

– gemetar yang tak kunjung henti

– hingga sakit di tulang belakang

Permasalahan memang akan selalu ada, namun semua itu harus disikapi dengan benar agar tidak menimbulkan masalah baru. Apalagi, di era komunikasi yang semakin mudah dilakukan, membuat seseorang terkadang di kejar waktu, di kejar harus bisa ini itu, dituntut untuk bisa efisien dalam bekerja mengerjakan banyak hal sekaligus pasti membuat banyak orang tertekan.

Untuk mengatasinya, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

– Luangkan waktu 15-30 menit untuk bernapas secara mendalam. Cara ini bertujuan agar semua emosi negatif di pikiran bisa terlepas bersamaan dengan keluarnya napas dari mulut.

– Dengarkan musik relaksasi dan tidur kurang lebih 20 menit, ini akan sangat membantu mengurangi rasa sakit yang ada.

– Rutin berolahraga, selain untuk menjaga daya tahan tubuh, tapi juga bisa meningkatkan kondisi kesehatan mental seseorang.

– Berceritalah dengann orang yang tepat juga akan membantu mengeluarkan segala unek-unek. Dengan begitu, tidak ada lagi emosi negatif yang terpendam.

– Belajar melakukan manajemen stres dengan benar.

– Lakukan kegiatan lain yang positif dan menyenangkan sebagai bentuk pelarian dari rutinitas yang padat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *