Sering Berbuka dengan Makanan dan Minuman Serba Manis? Hati-Hati Risiko Jantung

Saat berpuasa, salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu adalah momen buka bersama entah bersama keluarga, atau teman-teman dekat. Salah satu hal yang melekat pada sesi buka puasa adalah adanya beragam hidangan, mulai dari takjil atau hidangan pembuka, makanan utama, hingga beragam jenis makanan dan minuman lainnya.

Salah satu kebiasaan yang umum terjadi pada masyarakat kita adalah membiasakan diri dengan berbuka dengan minuman dan makanan yang serba manis. Tentu saja ini juga tidak lepas karena adanya ungkapan “berbukalah dengan yang manis-manis”, sehingga banyak masyarakat yang salah mengartikannya. Padahal, manis-manis yang dimaksud disini adalah makanan seperti buah kurma yang juga disunahkan oleh Nabi.

Kebiasaan berbuka dengan makanan manis ini tentu saja akan berdampak negative pada kesehatan seseorang. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh para ahli mengungkapkan bahwa seseorang yang rutin mengkonsumsi makanan dan minuman manis dapat memiliki risiko sakit jantung yang lebih tinggi akibat meningkatnya kadar kolesterol dan gula darah pada tubuh.

Makanan dan minuman manis dapat memicu terjadinya kondisi tidak normal pada darah atau yang disebut juga dengan dyslipidemia. Kondisi ini juga telah disebutkan pada salah satu jurnal kesehatan bahwa seseorang yang sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis akan beresiko mengalami dyslipidemia.

Maka dari itu, mengontrol apa yang kita konsumsi pada saat berbuka amatlah penting. Tentu saja jika puasa kita lakukan dengan cara yang benar, serta konsumsi nutrisi dan gizi yang cukup akan membuat tubuh kita tetap terjaga dan sehat. Karena selain resiko sakit jantung, ada pula resiko untuk terjadinya diabetes tipe 2 jika terus-terusan berbuka dengan hidangan serba manis.

Saat seseorang mengkonsumsi hidangan manis, tentu saja akan berdampak pada meningkatnya kandungan gula darah pada tubuh seseorang. Seperti yang kita ketahui bersama, salah satu penyebab utama terjadinya diabetes tipe dua merupakan akibat dari meningkatnya kadar gula dalam tubuh.

Dalam sebuah jurnal penelitian juga mengungkapkan bahwa seseorang yang rutin mengkonsumsi makanan dan minuman dengan pemanis buatan, seperti minuman berenergi, akan mengalami resiko meninggal dunia sebesar enam persen lebih cepat dari orang-orang lainnya.

Sangat mengerikan bukan resiko yang akan dihadapi jika terus-terusan berbuka dengan makanan serta minuman manis yang berlebihan? Oleh karena itu, ada baiknya mulai dari sekarang kamu mulai mengganti hidangan berbuka dan sahur kamu ke menu yang lebih menyehatkan dan rendah gula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *